HomeArsipKontak

Catatan Harian

Harmoni · Feb 17, 05:02 AM

Sabtu 16 Februari 2008 saya tiba di Metro jam 20.57, terlambat 2 jam dari jadwal yang diatur panitia. Rombongan 80 kakam dari Lampung Selatan telah menunggu sejak tengah hari di rumah adik saya, Mega Putra, untuk menyampaikan aspirasi dukungan kepada saya. Saya harus menyambut mereka terlebih dahulu. Udara sejuk di sekitar alun-alun kota Metro dipenuhi gelegar suara tambur yang ditabuhi puluhan seniman genderang dari Keluarga Besar Sumatera Barat Kota Metro yang menyambut saya di jalan utama menuju Gedung Wanita. Cara penyambutan yang unik, sederhana tetapi sangat bersemangat.

Kalau diperhatikan satu per satu, suara yang keluar dari satu tambur atau kenong atau peralatan lainnya itu sesungguhnya biasa saja bahkan cenderung monoton tak bermakna. Tetapi ketika dilakukan bersama-sama dan diatur oleh pimpinan kelompoknya, maka suara-suara biasa itu berubah menjadi sebuah alunan gemuruh yang tak bising dan kering, tetapi indah dan menyemangati. Itulah harmoni, sebuah keselarasan yang terbentuk dari kebersamaan yang tidak saling mengedepankan diri sebagai yang lebih atau paling penting. Ketika kebersamaan terbentuk, maka suara kenong kuningan kecil yang diketuk pelan oleh seorang bocah kecil pun memberikan sumbangan yang nyata terhadap keindahan suara itu.

Di dalam dan di halaman gedung dua ribuan anggota masyarakat yang tergabung dalam berbagai paguyuban seni dan budaya menyatakan dukungan penuhnya pada saya. Lagi-lagi harmoni muncul dengan indah dalam olah tari dan pencak silat yang diperagakan di panggung. Ya, setiap orang yang normal pasti suka pada keselarasan.

Metro memberikan catatan tersendiri bagi saya. Ketika kami pindah ke Gunungsugih setelah pemekaran wilayah awal 2000-an, tak banyak yang dapat kami bawa sebagai kelengkapan perangkat pemerintahan di wilayah baru. Gedung pemerintahan belum ada, maka menumpang di rumah rumah masyarakat Komering menjadi jalan keluar. Satu setengah tahun kemudian masalah itu mulai terselesaikan. Dalam dua tahun pasar modern Bandarjaya yang megah berdiri. Biaya pembangunannya seratus sepuluh milyard, sepenuhnya berasal dari investor. Kebersamaan itu telah muncul dan menjadi cikal bakal semangat pembangunan Lampung Tengah.

Secara meterial tak ada lagi yang saya cari karena apa yang dilimpahkan Allah kepada saya sudah lebih dari cukup. Anak-anak saya telah dewasa dan mampu menghidupi diri mereka sendiri. Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Saya akan berjuang mendapatkan nama baik untuk ditinggalkan. Bukan nama baik saya, tetapi nama baik Tanah Sang Bhumi Ruwah Jurai ini. Kita ini berada dalam situasi yang sangat ironis. Di satu sisi secara geografis Provinsi Lampung sangat dekat dengan ibu kota negara dan memiliki beragam potensi alam yang sangat menjanjikan, tetapi di sisi lain provinsi ini menempati peringkat kedua sebagai daerah termiskin di Indonesia. Pengelola dana pembangunan provinsi sebesar 4,6 triliun per tahun ternyata tak mampu berbuat banyak untuk mengubah kondisi itu setelah sekian tahun berjalan. Benar bahwa sebagian besar (± 3 triliun) dana pembangunan itu adalah untuk biaya gaji pegawai dan belanja rutin pemerintahan, tetapi tetap saja masih tersisa dana yang cukup besar, jika dikelola dengan skala prioritas yang tajam, konsisten dan menyentuh kepentingan langsung masyarakat. Dukungan sarana produksi pertanian untuk ketahanan pangan, pelayanan kesehatan, pendidikan yang lebih pantas, akses daerah terisolir, masalah lingkungan hidup, fasilitas umum dan fasilitas sosial, dan keamanan wilayah adalah aspek-aspek yang masih jauh dari harapan masyarakat.

Jika adalah sebuah kata pengandaian, yang banyak dipakai oleh para pengkhayal. Menjadi pengkhayal tidak dilarang undang-undang, tetapi saya sama sekali bukan pengkhayal. Menjadi gubernur juga bukan sebuah khayalan. Saya tak perlu menjadi Gajahmada yang mengucap sebuah sumpah, tetapi cukuplah jika dalam waktu 2 tahun setelah menjadi gubernur saya tak mampu membuat perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat Lampung, tanpa diminta saya akan berhenti. Pasti ada yang berkomentar, ah, yang sekarang pun begitu, tapi buktinya…??? saya akan buktikan bahwa saya tidak begitu. Saatnya untuk perubahan!!!

Saya selalu mengedapankan kebersamaan, tak ada yang merasa lebih penting atau paling penting. Kebersamaan selalu diawali cinta kasih, kepercayaan, kedekatan, dan ketulusan. Dalam kebersamaan selalu ada harapan. Setiap kita punya harapan. Jika tidak jeli melihat harapan dari orang-orang yang bersama kita, tidak akan ada aspirasi: gagasan untuk mewujudkan harapan itu. Oleh karena itu pemimpin yang jeli harus menjadi seniman yang pandai menangkap dan mengolah harapan-harapan itu. Pemimpin yang menyukai seni pasti mampu merasakan dan menciptakan harmoni yang bersemangat. Saya akan membangun harmoni bersama seluruh pihak yang menyukai harmoni. Tetapi semangat yang berlebihan dapat juga memabukkan, menyebabkan transe, lupa diri, seperti yang terjadi pada beberapa penabuh genderang yang terlalu bersemangat itu. Bagusnya sudah ada yang mengawal mereka.

Manusia hanyalah titah sawantah, mahluk dengan segala kekurangannya. Maka jangan hanya sekedar memberikan dukungan kepada saya tetapi kawal juga saya dengan kritis dan saran konstruktif jika saya terlalu bersemangat. Brotowali itu pahit sekali tapi obat dan tonikum yang bagus.

Komentar

  1. banyak juga yang mesti dibaca :)

    — dino · Feb 17, 07:12 AM · #

  2. pak Andy, ini sangat unik sekali bahwa calon gubernur berblog-ria. Tentunya selain unik sangat menyenangkan karena buat kita yg di rantau bisa jadi tempat untuk tahu apakabar Lampung hari ini. Ditunggu rancangan yg ingin bapak buat dimasa depan. Seni jelas membuat orang lebih peka tp tentunya rancangan yg jelas membuat pemilih2 bapak lebih yakin ttg pilihannya sebagai gubernur. Ditunggu postingnya…

    bonnie2405 · Feb 18, 11:14 AM · #

  3. @bonnie2405: terimakasih untuk sarannya, saya usahakan akan terus update setiap hari..

    Bisa tukar link tidak?

    Andy Achmad Sampurna Jaya · Feb 18, 12:17 PM · #

  4. tentu saja pak! dengan amat senang kami telah add link anda di blog kami… :)

    ditunggu point2 pembaharuannya pak Andy! :)

    bonnie2405 · Feb 18, 10:47 PM · #

  5. petanya bagus : )

    reza · Feb 20, 03:13 PM · #

  6. Assalamu’alaikum Wr.Wb.Bapak Andy Achmad…,saya sgt senang ada website sprti ini, krn kami bs lebih dekat kpd anda…tapi buat saya pribadi, mengenai siapa yg akan terpilih menjadi org no.1. dilampung nanti,saya harap dia bs membawa prbhan yg nyata…bkn hanya dongeng tdr belaka…krna kami sbgi wrga biasa sdh sangat jenuh dengan JANJI-JANJI PALSU..!coba dilihat dibawah sna berapa bnyk saudara2 kt yg kelaparan dan mnjdi korban n umpan pd saat kampanye,tetapi saat sdh terpilih lalu berkata GOODBYE!kasihan bgt dech jadi rakyat kecil,nasib???mgkn…tapi saya hrp semua dpt direalisasikan sesuai dgn janji2,begitu jg dgn pak ANDY..sy harap bila bpk terpilih nanti jgn lupa dgn yg dibwh,krna suara rkyt adalah suara TUHAN…terimakasih pak,Wassalamu’alaikum wr.wb.

    — Irsyad Muhtada · Feb 22, 02:43 PM · #

  7. @irsyad muhtada: Waalaikumsalam.. sebelumnya terimakasih karena sudah mau mampir dan memberi komentar, mengenai janji, saya tidak pernah muluk-muluk menjanjikan sesuatu kepada orang lain, karena saya paham, rakyat sudah jenuh dengan janji.. maka dari itu, saya berusaha keras untuk memberikan yang terbaik bagi Lampung, mungkin Lampung Tengah bisa jadi bukti dari sebagian janji saya :)

    salam.

    Andy Achmad Sampurna Jaya · Mar 2, 08:06 AM · #

  8. Pertama2 sy ucapkan terimakasih kpd Bpk Andy yg sdh bersedia menyediakan wktunya tuk membls message sy ini,saya harap hubungan sprti ini bs terus berjalan antara rakyat dgn pimpinan-nya sprti ini…n Bpk bs trus mengetahui apa yg dikeluhkan oleh masyarakat bnyk,tapi sy juga berharap Bpk bs menyediakan fasilitas lain selain lwt blog ini,agar bs lbh mempermudah saudara2 kt tuk menyampaikan aspirasinya,sbb tdk semua orng bs menggunakn/mengoperasikan internet… :) sprti AHMADINEJAD (the presiden of iran itu lho pak),yg memperpanjg jam krjnya n membuka pintu kantornya stiap hari krja tuk mendengar lgsg keluhan rakyatnya,ini cm gambaran aja lho pak… :)terimkasih bnyk ya pak……wss.wr.wb.

    — Irsyad Muhtada · Mar 2, 02:18 PM · #

  9. asslm.
    Pak Andy Ahmad saya sbg salah satu warga Lampung Tengah sangat gembira setelah membuka blog ini.saya harap blog ini tidak hanya sebagai media komunikasi saja atau barang kali cuma bertukar pengalaman, tapi paling tidak setiap ada komentar segera di tindak lanjuti terutama jika komentarnya menyangkut masalah masyarakat Lampung Tengah. Sebab saya sering mendengar banyak rakyat lampung tengah ngeluh dengan pembangunan Jalan yg tidak bisa teratasi, terutama wilayah kecamatan Kalirejo.di pedesaan kecamatan Kalirejo keadaan jalanya sangat memprihatinkan.
    terima KAsih, semoga bisa jadi bahan pertimbangan.
    wsslm.

    — ARMAN · May 25, 04:48 AM · #

  10. assalmualaikum…
    dear kanjeng,
    Ikam sebagai pendukung puskam siap berjuang untuk memenangken sekam, ikam berasal jak kampung gunung katun Kec. TBU Tulang bawang…waktu tgl 19/06 pagi di trans 7 wat berita say kurang wawai masalah cagup lampung say melakukan pencabulan dg inisial AA..jadi lamen sangun mak temon tolong di tangkis berita say nyadangken privacy kanjeng..ikam siap segalono buat kanjeng…. wassalam..
    midiyan-081541284876..

    — midiyan · Jun 19, 01:57 AM · #

  

ARTIKEL BERSESUAIAN:
  • Man proposes God disposes