HomeArsipKontak

Catatan Harian

Man proposes God disposes · Sep 25, 06:22 PM

Pilgub Lampung berlangsung tanggal 3 September 2008, hari ketiga puasa Ramadhan, sehari setelah saya berulang tahun yang ke 59. Tidak ada gambaran apapun dalam benak saya pada malam menjelang hari H tersebut kecuali optimisme. Nervous? Tentu saja ada, dan saya yakin dialami oleh semua peserta. Ini memang ibarat gambling dengan nilai besar. Sebesar apapun probabilitas, seberapa besar pun usaha yang telah dilakukan setiap kandidat beserta tim masing-masing, tetap ada faktor-faktor tertentu yang tak dapat dikalkulasi. Sangatlah sulit untuk membaca pikiran 5 juta-an mata pilih di Lampung. Seperti apa pula harapan yang mereka sandangkan kepada para kandidat termasuk saya salah satunya.

Saya dan keluarga mencoblos di TPS sekitar kediaman saya pukul 8 pagi. Sampai dengan pelaksanaan penjoblosan, tak terdengar adanya gangguan kamtibmas yang berkaitan dengan pilgub ini di seluruh Lampung. Ini suatu indikasi bagus bahwa masyarakat Lampung telah makin menyadari hak politiknya dan tidak terjebak pada hiruk pikuk kepentingan para kandidat.

Proses quick count beberapa lembaga termasuk Metro TV telah mulai berlangsung pukul 11.00. Hasilnya sungguh mendebarkan sekaligus mencengangkan. Kandidat incumbent meraih perolehan suara dengan start di atas 30 persen di hampir semua kabupaten kota. Sementara kandidat lain termasuk saya berselisih jauh. Bahkan di satu kabupaten, jika seluruh suara 6 kandidat lain disatukan, hampir tidak dapat mengungguli perolehan suara kandidat ini. Sungguh luar biasa tetapi juga menimbulkan banyak pertanyaan.

Ketika matahari telah lewat dari ubun-ubun, tidak terjadi pergeseran berarti pada hasil perhitungan suara versi quick count. Hasil itu menunjukkan tidak akan ada putaran kedua. Memang KPU Lampung sendiri belum memulai proses perhitungannya. Tetapi melihat kepada kemampuan dan independensi lembaga yang melakukan quick count terutama Metro TV, saya sampai pada kesimpulan bahwa proses perhitungan suara ini cukup fair dan valid. Itu sebabnya saya katakan pada reporter yang mewawancarai saya bahwa jika perhitungan ini benar, maka saya orang pertama yang akan menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang. Memang ditemukan beberapa penyimpangan dalam penyelenggaraan pilgub ini terutama menjelang penjoblosan, tetapi itu merupakan kewenangan Panwas untuk menindaklanjutinya.

KPU Lampung telah mengumumkan dan menetapkan hasil Pilgub Lampung tanggal 14 September 2008, dengan komposisi dan urutan perolehan suara yang tidak jauh berbeda dari hasil hitung cepat. Saya berada pada posisi ke 4 dengan perolehan sekitar 9%. Yah, itulah hasil kerja selama 9 bulan terakhir. Mengejutkan dan pasti melelahkan. Kelelahan ini akan lebih berbahaya jika kita tidak siap menerima kekalahan. Saya telah menyiapkan diri sejak awal, I m not always try and hope for the best but also prepared for the worst. Meskipun begitu tetap saja terkaget-kaget :)

Pertanyaannya sekarang adalah apa yang akan saya kerjakan setelah ini. Ya, mungkin saya akan merintis kembali kegiatan-kegiatan usaha yang pernah saya jalankan, atau mungkin saya akan terjun ke sektor-sektor sosial, seni budaya, atau pendidikan melalui yayasan atau apa pun bentuknya, karena hidup harus tetap berlanjut.

Last but not least, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota tim AA Center yang telah bekerja keras selama berbulan-bulan, juga kepada para simpatisan, pemilih, pendukung, dan seluruh keluarga besar saya. Apapun hasil yang diperoleh itulah yang harus diterima dengan lapang dada. Life has no choice, man proposes God disposes.

Salam
Andy Achmad Sampurna Jaya

Commenting is closed for this article.

  

ARTIKEL BERSESUAIAN:
  • Harmoni