HomeArsipKontak

Catatan Harian

Doa Bersama di Lampung Tengah · Feb 7, 04:16 AM

Doa adalah sebuah kata sakral yang tidak dapat dihindari oleh siapapun dengan agama apapun. Berdoa berarti mengajukan harapan dan permintaan untuk suatu kebaikan, bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Doa dapat dilakukan sendiri bisa juga bersama-sama. Sejak menjabat sebagai Bupati Lampung Tengah, saya mengagendakan doa bersama oleh dan bagi seluruh elemen masyarakat Lampung Tengah. Rutin pada setiap awal tahun sebagai bentuk usaha meningkatkan kerukunan umat beragama di Lampung Tengah, baik kerukunan antarumat beragama, intern umat beragama, maupun kerukunan umat berugama dengan pemerintah, Bagaimanapun bagusnya rencana pembangunan, tidak akan berjalan dengan baik tanpa didukung situasi kondusif dan saya mencoba membangun situasi itu salah satunya melalui acara doa bersama. Kita buktikan bahwa masyarakat kita yang pluralistis ini mampu hidup berdampingan tanpa permusuhan, tanpa prasangka buruk.

Mungkin ada yang beranggapan acara semacam itu hanya sebuah stereotipe yang bermakna politis, klise, retoris, sloganistis bahkan mungkin mubazir. Tetapi adakah yang mampu melawan kekuatan doa? Dan ketika doa itu diijabah, adakah yang mampu mencegahnya? Jika anda perlu portofolio atas manfaat acara doa bersama, bukalah link *Penghargaan*, lihatlah catatan tentang prestasi Lampung Tengah selama periode kepemimpinan saya. Rasa kebersamaan dalam membangun Lampung Tengah menjadi kabupaten yang lebih maju, terbukti dengan berbagai keberhasilan pembangunan yang telah dicapai. Lampung Tengah menjadi kabupaten yang andal seperti dalam bidang ketahanan pangan.

Sungguh keterlaluan dan narsis jika saya katakan bahwa semua keberhasilan itu adalah berkat inisiatif dan kerja saya sendiri. Semua itu merupakan bukti dari implementasi i’tikad bersama, doa bersama, dan kerja bersama seluruh masyarakat Lampung Tengah. Keberlanjutan pembangunan sangat membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat tanpa perbedaan SARA. Dengan kebersamaan dan kerukunan maka segala upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi mungkin untuk dilakukan.

Fakta lain? Bahkan seorang Gus Dur menyempatkan hadir secara pribadi dalam acara doa bersama awal tahun ini pada 24 Januari 2008 di Lapangan Merdeka Gunungsugih. Acara itu digelar bersama ribuan umat beragama se-Lampung Tengah juga dihadiri oleh Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Saya diundang dan hadir karena ini acara doa bersama, begitu ungkap Gus Dur.

Yang terpenting bagi saya adalah kita berusaha dan berdoa. Sebagai manusia kita hanya wajib berusaha dan berdoa, tidak wajib akan hasil. Tetapi jika suatu usaha dilakukan dengan benar, maka hasil yang baik adalah sebuah keniscayaan. Itu adalah hukum kausalitas.

Pokoknya, lakukan saja dengan benar, berdoalah dengan benar, hasilnya pastilah benar. Begitu saja kok repot!!. Dalam hal ini saya setuju dengan ungkapan khas Gus Dur itu..

Salam.

Comment